JAVANEWS.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana di Stasiun Semarang Tawang dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, usai meninjau sejumlah posko mudik bersama Forkopimda Kota Semarang pada Rabu 18 Maret 2026 petang.
Agustina beserta rombongan terlebih dahulu meninjau Posko Mudik Terpadu Simpang Lima, Posko Dishub di depan Kantor DKK, kemudian berlanjut ke bandara dan stasiun. Ia juga memantau lonjakan pemudik melalui sistem ATCS di Posko Dinas Perhubungan.
“Memang yang agak mengkhawatirkan nanti kepadatan pemudik yang terjadi besok Kamis, 19 Maret 2026. Tadi sudah dijelaskan oleh Polrestabes dan Dishub akan dilakukan rekayasa satu arah,” ujar Agustina.
Meski ada peningkatan arus kendaraan dari arah barat melalui tol satu arah, Pemkot Semarang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan di dalam kota.
“Saya sampaikan ke warga, untuk menyambut pemudik yang datang ke Semarang, mudah-mudahan bisa merasa nyaman. Apapun itu keselamatan nomor satu,” tegasnya.
Agustina juga berpesan kepada petugas agar tetap sabar dan menjaga kondisi fisik.
“Kalau pas lagi tidak piket bisalah tengok keluarga karena mereka juga butuh perhatian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Muhammad Ali Mursyidi menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada pengaturan lalu lintas di tengah kota, exit tol, dan titik keramaian.
Dishub telah menyiapkan ATCS di 52 persimpangan dengan operator siaga 24 jam untuk mengintervensi kepadatan.
“Kita bisa intervensi dengan membuat lampu hijaunya lebih lama di titik kemacetan, tujuannya agar tidak stuck atau mengunci,” jelas Ali.
Selain itu, Dishub bersama Polrestabes juga menyiapkan jalur alternatif dengan pemasangan rambu di sejumlah titik perbatasan, seperti Cangkiran dan wilayah perbatasan Kendal.
Dengan koordinasi lintas instansi, Pemkot Semarang memastikan arus mudik di stasiun, bandara, dan jalan tol tetap terkendali sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan Lebaran.












