JAVANEWS.ID – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung progres perbaikan tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu 18 Februari 2026.
Ia memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan target penutupan tanggul bisa selesai dalam tiga hari.
“Kemarin Pak Gubernur sudah menginstruksikan. Saya ingin memastikan pekerjaan dijalankan. Alhamdulillah, tinggal 2–3 hari lagi tanggulnya selesai,” ujar Taj Yasin.
Selain memperbaiki titik jebol, Wagub meminta pemerintah desa dan masyarakat aktif memantau kondisi tanggul di sepanjang aliran Sungai Tuntang.
Menurutnya, banyak bagian tanggul yang membutuhkan perawatan rutin agar tidak menimbulkan risiko baru saat curah hujan tinggi.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA IV BBWS Pemali Juana, Heri Santoso, menyebutkan pihaknya telah mengerahkan sembilan alat berat di dua titik jebol.
Target penutupan tanggul diproyeksikan selesai Jumat 20 Februari 2026, dilanjutkan penguatan dengan bronjong selama tujuh hari.
“Per hari ini kami mobilisasi sembilan alat berat. Insyaallah hari Jumat selesai penutupan, setelah itu dilakukan penguatan,” jelas Heri.
BBWS juga terus mengawasi debit air Sungai Tuntang melalui titik kontrol di Bendung Gelapan, mengingat curah hujan masih tinggi.
Tanggul Sungai Tuntang jebol pada Senin 16 Februari 2026, menyebabkan jalur provinsi Semarang–Grobogan terputus. Sebagai solusi sementara, Dinas PUPR Jateng akan memasang jembatan armco agar akses jalan raya kembali terbuka dalam sepekan.












