Berita  

Wali Kota Semarang Apresiasi Sinergi Polrestabes dan Kodim Jelang Lebaran

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Polrestabes Semarang pada 12 Maret 2026 (foto: Pemkot Semarang)
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Polrestabes Semarang pada 12 Maret 2026 (foto: Pemkot Semarang)

JAVANEWS.ID – Menjelang Lebaran 2026, Kota Semarang memastikan pengamanan berjalan maksimal melalui Operasi Ketupat Candi. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga kondusivitas ibu kota Jawa Tengah.

Dalam apel gelar pasukan di Lapangan Pratisarawirya Polrestabes Semarang, Kamis 12 Maret 2026, Agustina menyoroti keberhasilan aparat menekan peredaran narkoba dan miras dalam tiga bulan terakhir.

“Kami melihat hasil luar biasa dari Kapolrestabes dan jajaran yang sukses mengungkap transaksi narkoba serta operasi miras bersama Kodim 0733. Dengan pengamanan solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga sepanjang Lebaran,” ujarnya.

Pengamanan Lebaran juga diperkuat melalui High Level Meeting (HLM) antara Pemkot Semarang dan instansi terkait.

Pertemuan ini menyepakati tiga poin utama: kenyamanan pemudik di semua fase, pengendalian harga barang untuk menekan inflasi, serta pembangunan posko bersama untuk sinkronisasi informasi di lapangan.

“Kami sepakat membuat posko bersama guna menyinkronkan segala tindakan. Bahkan Kanwil Kemenag memastikan semua masjid di jalur mudik bersih dan terkoneksi ke sistem Info Lebaran,” terang Agustina.

Poin krusial tahun ini adalah integrasi data antara sistem Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes.

Kolaborasi ini memungkinkan pemudik mengakses informasi real-time, mulai dari lokasi masjid terdekat hingga pantauan CCTV di titik strategis.

“Kalau ada pemudik kehilangan anak di rest area, mereka bisa langsung unduh Libas untuk memantau CCTV saat itu juga. Informasi Park and Ride juga terintegrasi dalam satu sistem,” tambahnya.

Agustina berharap sinergi lintas instansi ini memberikan rasa aman bagi pemudik dan kesan mendalam bagi siapa saja yang singgah di Semarang.

“Kami ingin memastikan setiap pemudik dapat merayakan Lebaran dengan perasaan nyaman dan bahagia. Ini indikator utama kesuksesan Operasi Ketupat Candi tahun ini,” pungkasnya.