JAVANEWS.ID – Kota Semarang kembali membuktikan perannya sebagai simpul penting arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas selama periode 15–24 Maret 2026 terpantau lancar dan kondusif berkat sinergi antara masyarakat, pemerintah kota, dan Satlantas Polrestabes Semarang.
Data Posko Angkutan Lebaran mencatat lebih dari 1,3 juta kendaraan melintas di sejumlah ruas utama kota. Gerbang Tol Kalikangkung menjadi pintu masuk terbesar dengan 377.193 kendaraan masuk dan 165.958 kendaraan keluar.
Jalan Siliwangi mencatat 661.815 kendaraan masuk, sementara Jalan Perintis Kemerdekaan dan Brigjen Katamso juga mengalami lonjakan signifikan.
Mobilitas pemudik melalui simpul transportasi darat, laut, dan udara juga ramai lancar. Hingga 24 Maret 2026 malam, tercatat 191.321 orang masuk dan 177.044 orang keluar dari Kota Semarang.
Stasiun Tawang menjadi titik tersibuk dengan 73.405 penumpang datang, disusul Stasiun Poncol, Bandara Jenderal Ahmad Yani, dan Pelabuhan Tanjung Emas.
Agustina menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi, termasuk Dishub, kepolisian, Kodim, serta posko masyarakat, menjadi kunci kelancaran arus mudik.
“Kita bersyukur arus mudik maupun arus balik di Kota Semarang hingga Selasa malam terpantau lancar dan kondusif. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Dishub Kota Semarang bersama kepolisian terus melakukan pemantauan melalui Area Traffic Control System (ATCS) serta rekayasa lalu lintas di simpang utama seperti Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo Kong.
Antisipasi juga dilakukan di kawasan wisata dan pusat oleh-oleh seperti Pandanaran, Lawang Sewu, Simpang Lima, dan Kota Lama.
Pemkot Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan arus balik. Pemantauan akan terus dilakukan hingga masa Lebaran selesai.












