Berita  

Ahmad Luthfi Tenangkan Warga Terdampak Tanah Amblas di Semarang

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau langsung rumah warga terdampak tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Jumat 13 Februari 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Ahmad Luthfi meninjau langsung rumah warga terdampak tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Jumat 13 Februari 2026 (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Suasana haru menyelimuti Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat 13 Februari 2026.

Tangis Sukarno (55) pecah saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi datang langsung meninjau rumahnya yang terdampak tanah amblas.

Kunjungan mendadak itu dilakukan setelah Luthfi menerima laporan adanya tanah amblas di wilayah Ungaran Timur.

Dalam perjalanan menuju Solo, ia memutuskan keluar di exit Tol Ungaran untuk memastikan penanganan warga berjalan cepat.

Setibanya di lokasi, Luthfi berdialog dengan warga dan meninjau titik tanah amblas yang menyebabkan rumah Sukarno dan tetangganya, Imam, rusak parah.

Bekas longsoran terlihat jelas di halaman rumah, sementara sebagian lantai rumah tetangga ambrol akibat gerusan air.

“Tidak menyangka saja didatangi Pak Gubernur,” ujarnya lirih.

Sang istri, Suparti (54), menambahkan bahwa keluarganya kini harus mengungsi sementara dan berharap rumah segera diperbaiki.

Dengan bahasa Jawa yang lembut, Luthfi menenangkan Sukarno.

“Mboten usah nangis, sing kuat. Biar Bupati dan saya yang mikir. Dinas Sosial dan PUPR Provinsi juga akan bantu,” ucapnya sembari memeluk Sukarno.

Peristiwa tanah amblas terjadi sehari sebelumnya, Kamis (12/2), saat hujan deras mengguyur kawasan Ungaran. Air dari area kebun di dataran tinggi mengalir deras ke permukiman dan menggerus tanah di beberapa titik.

Suparti menuturkan, saat hujan deras ia sempat mengajak suaminya keluar rumah untuk membantu tetangga. Tak lama kemudian, tanah di halaman rumah mereka ambles.

“Saya hanya berharap segera diperbaiki agar tidak menumpang di rumah orang terus. Bantuan sembako juga sangat dibutuhkan karena suami sudah tidak bekerja,” katanya.

Menanggapi hal itu, Luthfi memastikan dinas terkait telah diinstruksikan turun tangan. Pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk penanganan teknis, asesmen struktur tanah, serta bantuan sosial bagi warga terdampak.

Kehadiran gubernur dan janji penanganan tuntas memberi kelegaan bagi keluarga Sukarno dan warga permukiman. Musibah ini menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian.