JAVANEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan di kawasan Semarang Utara.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan hal tersebut saat bertemu warga di Kelurahan Dadapsari dan Bandarharjo, Jumat 9 Januari 2026.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan jembatan sepanjang 45 meter yang akan melintasi Kali Baru Semarang.
Jembatan ini akan menghubungkan Kelurahan Panggung Lor melalui Jalan Tanjung Mas Raya dengan Kelurahan Bandarharjo melalui Jalan Lodan.
Keberadaan jembatan diharapkan menjadi akses vital menuju Sentra UMKM Pengasapan Ikan Bandarharjo, pusat produksi ikan asap yang telah lama menjadi ikon kuliner pesisir Semarang.
“Kita komitmen ke Semarang Utara, harus tetap bangun terus. Walaupun ada tantangan penurunan tanah, kita akan tetap menyesuaikan,” tegas Agustina.
Selain jembatan, Pemkot juga menyiapkan pembetonan Jalan Lodan pada 2026 untuk mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
Sebelumnya, pada 2025, pembetonan Jalan Komodor Yos Sudarso sepanjang 253 meter telah rampung sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah pesisir.
Dalam kunjungan tersebut, Agustina juga menyerahkan bantuan beras dan sembako kepada nelayan yang terdampak angin barat, meresmikan Posyandu di Sport Center Bandarharjo, serta meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mendukung keberlanjutan usaha pengasapan ikan.
Tak ketinggalan, ia juga mengunjungi rumah warga penerima program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan di Semarang Utara tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan layanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.












