Berita  

Forum Berlian di Karanganyar Perkuat Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan sambutan dalam Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD di Karanganyar, Senin 22 Desember 2025 (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan sambutan dalam Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD di Karanganyar, Senin 22 Desember 2025 (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kolaborasi politik antara pemerintah daerah dan DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sebagai kunci menjaga kesinambungan pembangunan di Jawa Tengah.

“Forum ini adalah wujud kolaborasi kami dengan DPRD sebagai mitra strategis dalam membangun Jawa Tengah,” ujarnya dalam Forum Berlian Sinergi dan Kolaborasi DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Karanganyar, Senin 22 Desember 2025.

Menurut Luthfi, Pemilu serentak 2024 menjadi momentum penting demokrasi Indonesia karena untuk pertama kalinya pemilihan presiden, legislatif, dan kepala daerah berlangsung dalam satu tahun yang sama.

Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesinambungan pembangunan dari pusat hingga daerah.

“Kesinambungan pembangunan tidak boleh terputus. RPJMN harus dijabarkan secara berjenjang sampai ke provinsi, kabupaten/kota, bahkan desa,” tegasnya.

Luthfi menekankan kepala daerah tidak dapat bekerja sendiri. DPRD memiliki peran strategis sebagai mitra dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan konsisten dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti jejaring politik DPRD yang terhubung hingga tingkat pusat melalui fraksi partai politik.

“Pejabat-pejabat di pusat harus kita tarik untuk ikut membangun Jawa Tengah,” katanya.

Selain itu, ia mendorong DPRD kabupaten/kota untuk memperkuat konsolidasi dengan kepala daerah masing-masing, guna mempercepat realisasi program pembangunan.

“Segera rapatkan barisan dengan bupati dan wali kota agar pembangunan berjalan lebih cepat dan terarah,” ujarnya.

Kolaborasi politik di Jawa Tengah, lanjut Luthfi, harus dilandasi nilai kearifan lokal. “Napas Jawa Tengah adalah tepa slira dan rangkulan,” katanya.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sesi diskusi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menyampaikan persoalan belum cairnya bantuan penanganan bencana di Kecamatan Petungkriyono.

Menanggapi hal itu, Gubernur Ahmad Luthfi langsung menghubungi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, yang memastikan proses pencairan segera ditindaklanjuti.

Forum ini diharapkan memperkuat konsolidasi antara eksekutif dan legislatif di Jawa Tengah, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.