Wisata Rembang Tumbuh 5,15 Persen, Pantai Karangjahe Tetap Jadi Primadona

Suasana libur Nataru di Pantai Karangjahe (foto: Pemkab Rembang)
Suasana libur Nataru di Pantai Karangjahe (foto: Pemkab Rembang)

JAVANEWS.ID – Kabupaten Rembang mencatatkan tren positif dalam sektor pariwisata sepanjang tahun 2025.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 2.843.807 orang, naik 146.383 wisatawan atau 5,15 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinbudpar Rembang, Mutaqin, menyebut peningkatan ini berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan jasa pariwisata.

Selain faktor libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang lebih panjang, hadirnya destinasi baru turut menjadi pemicu kenaikan kunjungan.

“Beberapa destinasi baru yang ikut mendorong kunjungan, antara lain Pantai Indah Layur, Pantai Dasun, Bukit Panggang, serta view laut di area parkir Pasujudan Sunan Bonang,” jelasnya, Selasa 6 Januari 2026.

Berdasarkan data Disporapar Jawa Tengah, pada libur Nataru 2026, Rembang dikunjungi 334.271 wisatawan.

Angka ini menempatkan Rembang di bawah Kota Semarang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Demak, namun tetap menunjukkan konsistensi pertumbuhan.

“Tahun 2024, Rembang berada di peringkat enam, tahun 2025 naik ke posisi empat. Dalam dua tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan kita selalu masuk 10 besar Jawa Tengah,” ujarnya.

Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, masih menjadi destinasi favorit. Selama libur Nataru, pantai yang berada di jalur Pantura Semarang–Surabaya itu dikunjungi 111.171 wisatawan.

Angka ini menempatkan Karangjahe di peringkat sembilan destinasi terpopuler dari 1.154 objek wisata di Jawa Tengah.

Meski turun satu peringkat dibanding 2024, jumlah kunjungan ke Pantai Karangjahe justru meningkat signifikan.

“Tahun 2024, jumlah pengunjung saat Nataru 87.560 orang, tahun 2025 naik menjadi 111.171 wisatawan,” jelas Mutaqin.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Dinbudpar optimistis sektor pariwisata akan semakin berperan sebagai penggerak ekonomi daerah di tahun-tahun mendatang.