Berita  

Rembang Surplus Pangan 30 Bulan, Produksi Padi Naik 50 Persen

Panen di Rembang naik signifikan (foto: Pemkab Rembang)
Panen di Rembang naik signifikan (foto: Pemkab Rembang)

JAVANEWS.ID  – Sektor pertanian dan peternakan Kabupaten Rembang mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Berdasarkan rekapitulasi data, total produksi komoditas strategis meningkat 6,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 8,03 juta menjadi 8,57 juta.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan, menyampaikan capaian tersebut usai mengikuti zoom meeting Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI di Ruang Rapat Bupati Rembang, Rabu 7 Januari 2025.

“Produksi padi naik signifikan dari 199 ribu ton menjadi 295 ribu ton. Surplus beras kita cukup untuk 30 bulan ke depan,” ungkap Agus.

Selain padi, jagung juga mencatat kenaikan produksi dari 188.176 ton menjadi 191.432 ton, dengan produktivitas mencapai 7,6 ton per hektare.

Hortikultura ikut menyumbang tren positif: bawang merah naik menjadi 11.139 kuintal, cabai keriting 8.868 kuintal, dan cabai rawit 14.828 kuintal.

Di sektor perkebunan, produksi tebu kristal mencapai 32.757 ton dan tembakau 15.448 ton. Meski ada sedikit penurunan pada tebu tumbu, produktivitas tetap stabil.

Agus menegaskan, peningkatan produksi ditopang oleh ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau, harga panen yang relatif baik, serta dukungan infrastruktur seperti irigasi perpompaan, perbaikan jaringan irigasi, dan bantuan sumur pertanian. Kondisi cuaca 2025 juga dinilai mendukung.

Subsektor peternakan turut menunjukkan pertumbuhan populasi: sapi naik menjadi 110.285 ekor, kambing 83.293 ekor, domba 13.266 ekor, ayam ras pedaging 7,17 juta ekor, dan ayam buras 375.865 ekor.

“Tugas kami ke depan adalah menjaga agar produksi tidak fluktuatif, sehingga swasembada pangan tetap terjaga,” pungkas Agus.