Berita  

Pemprov Jateng Kerahkan Pompa dan Bantuan Ratusan Juta untuk Korban Banjir Pekalongan

Pompa portable (foto: Pemprov Jateng)
Pompa portable (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menangani banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Belasan unit pompa air dikerahkan, sementara bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah disalurkan untuk warga terdampak.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan jajaran terkait agar penanganan darurat dilakukan secara terpadu dan cepat.

“Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” tegasnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catur Penanggungan, menyebutkan bantuan pertama disalurkan pada 7 Januari 2026 dengan total Rp 359.395.578 untuk Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Bantuan tambahan juga diberikan melalui Dinsos, BPBD, Dishanpan, serta Korpri Jateng senilai Rp 212.109.308.

Bantuan tersebut meliputi kebutuhan makan, peralatan evakuasi, sandang, selimut, serta perlengkapan keluarga. Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur, menegaskan,

“Kami ingin memastikan kebutuhan makan, dapur umum, dan pengungsian bisa nyaman bagi para pengungsi meskipun sifatnya sementara,” katanya

Selain logistik, Pemprov Jateng mengerahkan 12 mobile pompa: 8 unit dari DPUPR Jateng dan 4 unit dari BPBD kabupaten/kota (Demak, Semarang, Solo, Pemalang).

Penanganan darurat juga dilakukan dengan peninggian tanggul menggunakan sandbag, bekerja sama dengan TNI-Polri.

Menurut Bergas, banjir sulit surut karena curah hujan tinggi, limpasan air dari Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri, serta kondisi geografis Pekalongan yang berupa cekungan. “Kami dari pemerintah akan terus berupaya melakukan penanganan agar banjir segera surut,” ujarnya.