JAVANEWS.ID – Pemerintah Kota Salatiga menunjukkan kepedulian sosial sekaligus komitmen antikorupsi dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
Pada apel yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Salatiga, Selasa 9 Desember 2025, Pemkot menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Banjarnegara, Cilacap, dan Sumatera.
Bantuan tersebut terkumpul melalui kerja sama Pemkot Salatiga dengan Baznas dan PMI, dengan total donasi mencapai Rp63.833.000.
Dana ini menjadi wujud solidaritas nyata pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan akibat bencana alam.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menegaskan bahwa kepedulian sosial harus berjalan beriringan dengan integritas pemerintahan.
“Semoga donasi yang terkumpul ini dapat meringankan beban saudara kita yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Robby menekankan bahwa Hakordia bukan hanya peringatan simbolis, tetapi momentum memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, responsif, dan peduli terhadap kondisi masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, apel Hakordia juga menjadi ajang apresiasi bagi individu dan unit kerja berprestasi.
- Dian Widhinafisa menerima Penghargaan Anubhawa Sasanā Jagaddhita pada Peacemaker Justice Award atas kontribusinya dalam bidang keadilan dan perdamaian.
- Bagian PBJ Setda Kota Salatiga mendapat penghargaan atas keberhasilan melakukan konsolidasi pengadaan kertas HVS, yang mampu menghasilkan efisiensi biaya sebesar 6–22 persen.
“Pencapaian penghargaan itu semoga menjadi inspirasi bagi seluruh ASN dalam menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas,” tambah Robby.
Peringatan Hakordia tahun ini menjadi simbol penguatan komitmen antikorupsi sekaligus penegasan kehadiran pemerintah dalam pelayanan publik.
Dengan penyaluran bantuan bencana dan pemberian penghargaan, Pemkot Salatiga ingin menunjukkan bahwa integritas dan kepedulian sosial adalah dua hal yang saling melengkapi.












