JAVANEWS.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan pentingnya integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai nilai yang tidak bisa ditawar dalam mengelola sumber daya negara.
Hal itu disampaikan saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam pelantikan Dewan Pengurus Korpri Unit Provinsi Jawa Tengah periode 2026–2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat 13 Februari 2026.
Dalam pesannya, Sumarno mengaitkan integritas ASN dengan pengalaman sederhana saat berpuasa.
“Ketika puasa, saat wudu kita berkumur lalu meludah berkali-kali karena takut ada air yang tertelan. Padahal air itu halal dan suci. Kalau yang halal saja kita hati-hati, apalagi terhadap sesuatu yang jelas bukan hak kita,” ujarnya.
Ia menekankan agar pengurus baru menjadikan Korpri sebagai motor penggerak profesionalisme ASN, yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi, namun tetap teguh menjaga integritas.
“Tanggung jawab dan amanah ini harus dijalankan dengan baik. Perkembangan teknologi juga harus kita ikuti,” tambahnya di hadapan 76 pengurus yang baru dilantik.
Sumarno yang juga Ketua Korpri Jateng mengapresiasi peran nyata organisasi ini dalam aksi kemanusiaan.
Pada 2025, Korpri Jateng menyalurkan bantuan bencana sebesar Rp550 juta, dan pada awal 2026 telah mengalokasikan Rp445 juta untuk penanganan bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatera.
“Korpri ini bukan soal mau dapat apa, tapi mau berkontribusi apa. Kami berterima kasih karena kontribusi teman-teman semua, kita bisa berperan aktif menangani problem bencana baik di Jawa Tengah maupun provinsi lain,” pungkasnya.












