Berita  

Patung RM Bambang Soeprapto: Semarang Hidupkan Kembali Semangat Pertempuran Lima Hari

Patung RM Bambang Soeprapto di Gajahmungkur Semarang (foto: Pemprov Jateng)
Patung RM Bambang Soeprapto di Gajahmungkur Semarang (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Di tengah hujan yang turun perlahan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di kawasan Gajahmungkur, Jumat 9 Januari 2026.

Patung setinggi 10 meter itu bukan sekadar simbol perjuangan, melainkan juga penanda tekad Jawa Tengah untuk kembali memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi tokoh Pertempuran Lima Hari Semarang tersebut.

RM Bambang Soeprapto dikenal sebagai Komisaris Polisi II sekaligus Ketua Polisi Istimewa, cikal bakal Mobile Brigade (Brimob).

Ia memimpin langsung perlawanan rakyat Semarang dalam pertempuran melawan tentara Jepang pada Oktober 1945.

“Monumen ini bukan hanya tetenger sejarah, tetapi juga pengingat bahwa Semarang pernah menjadi saksi keberanian putra terbaik Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah tiga kali mengajukan usulan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Bambang Soeprapto, namun belum berhasil.

“Kita akan terus berjuang agar pada 2026 beliau mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Ahli waris RM Bambang Soeprapto, Haryono Eddyarto, menambahkan bahwa monumen ini bukan untuk mengkultuskan tokoh, melainkan sebagai ruang pembelajaran sejarah.

“Semoga taman dan monumen ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya dan menjaga martabat bangsa,” katanya dengan suara bergetar.

Monumen karya pematung Heru Joning Siswanto ini berdiri di atas taman seluas 70 x 24 meter, hasil rancangan Seno Aditya dan M. Danar Sasmito. Seluruh pembangunan dibiayai keluarga ahli waris, sementara pengelolaan taman akan dilakukan oleh Pemkot Semarang.