Kolaborasi PSSI dan I.League, Lawan Rasisme di Lapangan Hijau

Logo I.League
Logo I.League

JAVANEWS.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI menegaskan pentingnya langkah nyata dalam melawan rasisme dan bullying di dunia sepak bola.

Dalam pertemuan resmi di Ruang Pengaduan Marsinah, Jakarta, Selasa 20 Januari 2026, KemenHAM memanggil PSSI dan I.League untuk memberikan penjelasan terkait kasus rasisme yang menimpa salah satu pemain Indonesia.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Dirjen Pelayanan & Kepatuhan HAM, Komite Disiplin PSSI, serta I.League sebagai operator kompetisi.

KemenHAM meminta laporan mengenai upaya penanganan sekaligus pencegahan kasus serupa di masa depan.

Sejak awal musim, I.League telah menjalankan kampanye Anti-Bullying & Anti-Racism melalui berbagai pendekatan, mulai dari kampanye digital di media sosial, pesan visual di stadion, hingga aktivitas langsung di lapangan.

I.League juga berkolaborasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk memperluas jangkauan kampanye dan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan sepak bola.

“Sepak bola seharusnya menjadi wadah perdamaian dan persaudaraan tanpa memandang suku, ras, maupun warna kulit. Kami mengapresiasi komitmen PSSI dan I.League dalam menjunjung nilai-nilai HAM,” ujar Yos Nggarang, Staf Khusus Bidang Pemenuhan HAM Menteri HAM.

Ke depan, KemenHAM mengajak PSSI dan I.League memperkuat kampanye anti-rasisme dengan jangkauan lebih luas dan pendekatan lebih mendalam.

Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan mampu menekan kasus serupa sekaligus membangun ekosistem sepak bola nasional yang inklusif dan berkeadilan.