Berita  

Kemkomdigi Targetkan 2.500 Desa Blankspot Terhubung Internet pada 2026

ilustrasi internet (pixabay/fernandozhiminaicelaa)
ilustrasi internet (pixabay/fernandozhiminaicelaa)

JAVANEWS.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mempercepat penyediaan akses internet di daerah yang masih blankspot.

Pemerintah menargetkan seluruh 2.500 desa yang belum terhubung dapat menikmati layanan internet pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan Indonesia Digital.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan bahwa konektivitas merata adalah fondasi penting agar warga desa bisa memperoleh akses pendidikan, layanan publik, dan peluang ekonomi yang setara.

“Kita sadari masih ada ketimpangan akses di berbagai daerah. Karena itu, pembangunan di daerah-daerah tersebut akan menjadi prioritas di 2026,” ujar Meutya dalam acara Deklarasi Arah Indonesia Digital di Jakarta Selatan, Rabu 10 Desember 2025.

Meutya menjelaskan, upaya ini merupakan langkah lanjutan setelah pembangunan infrastruktur digital secara masif pada 2023–2024. Ia menekankan bahwa infrastruktur yang sudah terbangun harus memberi dampak ekonomi lebih besar.

“Pemanfaatannya belum kita maksimalkan sesuai kapasitas yang bisa kita dapatkan. Teknologi berkembang, dampak ekonominya sudah terasa, tapi bisa kita tingkatkan lebih tinggi lagi,” tandasnya.

Selain itu, Meutya menekankan bahwa ruang digital harus memberi peluang bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah untuk berkembang bersama.

“Transformasi digital harus melahirkan nilai tambah nyata bagi ekonomi dan membuka peluang bagi semua,” tuturnya.

Kemkomdigi menyusun arah pembangunan Indonesia Digital dengan tema Terhubung, Tumbuh, Terjaga. Tema ini mencerminkan harapan agar konektivitas merata dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi digital sekaligus menciptakan ruang digital yang aman.