JAVANEWS.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mulai melakukan percepatan penambalan jalan kabupaten.
Langkah ini difokuskan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di tengah tingginya intensitas hujan dan beban kendaraan yang kerap overload.
Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan material dan tim di lapangan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan.
“Kami sudah bersiap-siap semua. Aspal alhamdulillah sudah datang. Nanti UPTD akan mulai menambal, khususnya jalan kabupaten,” ujarnya, Selasa 3 Februari 2026.
Endro menegaskan, penambalan akan terus digenjot hingga mendekati Lebaran. Target utamanya adalah memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui, meskipun perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara.
“Kita H-10 Lebaran akan tambal semua. Mudah-mudahan bisa memberi keamanan dulu bagi pengendara sepeda motor maupun mobil. Kalau soal kenyamanan, patching memang belum maksimal, tapi yang penting aman dulu,” jelasnya.
DPUPR Batang mengalokasikan Rp1 miliar khusus untuk pengadaan aspal, sementara setiap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di kecamatan mendapat alokasi sekitar Rp100 juta untuk pemeliharaan rutin.
Meski anggaran terbatas, DPUPR memprioritaskan ruas-ruas dengan kerusakan paling parah.
Selain fokus pada jalan kabupaten, Pemkab Batang juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait kerusakan di jalan provinsi dan nasional yang melintasi wilayah Batang.
“Kami juga tidak diam. Untuk jalan provinsi, minggu kemarin saja sudah dua kali kami kirim surat. Untuk jalan nasional juga terus kami koordinasikan,” tambah Endro.
Dengan langkah percepatan ini, DPUPR berharap risiko kecelakaan dapat ditekan dan mobilitas masyarakat tetap lancar menjelang musim mudik Lebaran.












