Berita  

Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan OPSI, Dorong Efisiensi Layanan Kesehatan dan UMKM

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan OPSI 2025 dari Menteri PAN-RB (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan OPSI 2025 dari Menteri PAN-RB (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2025 yang digelar Kementerian PAN-RB.

Dua inovasi tersebut adalah Electronic Validation Cara Cepat dan Akurat Jamin Lancarkan (E-Va Centil) Klaim BPJS karya RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk kategori pelayanan kesehatan, serta Hetero Space karya Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah untuk kategori pemerataan ekonomi dan penguatan UMKM.

Penghargaan diserahkan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Peresmian Mal Pelayanan Publik Triwulan IV dan Penghargaan OPSI-KIPP 2025 di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta.

Sejak diterapkan pada 2018, E-Va Centil terbukti meningkatkan efisiensi layanan kesehatan. Lama rawat inap pasien turun dari 7,91 hari menjadi 4,51 hari, over cost rumah sakit berkurang dari Rp7,5 miliar menjadi Rp4,4 miliar, dan klaim BPJS terbayarkan 100% tanpa kehilangan data.

Inovasi ini juga berkontribusi pada peningkatan usia harapan hidup masyarakat Jawa Tengah serta indeks reformasi birokrasi yang kini meraih predikat A.

Sementara itu, Hetero Space hadir sebagai wadah anak muda dan komunitas kreatif untuk berjejaring, berkolaborasi, dan mengembangkan usaha.

Hingga 2022, tiga Hetero Space telah diaktivasi di Semarang, Surakarta, dan Banyumas dengan total anggota mencapai 7.072 orang. Program unggulan seperti Hetero for Startup, Hetero Business Leap, dan Woman Ecosystem Catalyst berhasil menumbuhkan wirausaha baru hingga 80,43% serta menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi instansi di Jawa Tengah untuk terus berinovasi.

“Ke depan, inovasi terbaik harus direplikasi dan digunakan secara meluas, tidak hanya di Jawa Tengah melainkan seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya.

Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menambahkan bahwa penghargaan OPSI diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar instansi pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dari 3.051 proposal yang masuk, hanya 28 inovasi terbaik yang berhasil meraih penghargaan tahun ini.

Selain Pemprov Jateng, Kabupaten Kebumen juga menerima penghargaan melalui inovasi Pandora untuk kategori swasembada pangan, air, dan energi.