JAVANEWS.ID – Kabupaten Batang menorehkan sejarah baru dengan hadirnya AKBP Veronica sebagai Kapolres perempuan pertama.
Ia resmi menggantikan AKBP Edi Rahmat Mulyana yang mendapat promosi sebagai Wadirreskrimsus Polda Jawa Barat.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas pengabdian AKBP Edi yang dinilai bukan hanya menjaga angka kriminalitas, tetapi juga membangun pondasi sosial yang kuat.
Di bawah kepemimpinannya, kawasan strategis seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tetap kondusif di tengah derasnya pembangunan.
“Sinergitas yang Bapak bangun bersama Forkopimda telah tumbuh menjadi ikatan kekeluargaan yang erat, mengimplementasikan semangat Guyub Rukun di Batang,” ujar Bupati Faiz dalam acara pisah sambut di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan.
Langkah AKBP Veronica di atas panggung disambut antusias. Mantan Kapolres Salatiga ini memperkenalkan diri dengan gaya bicara yang jujur, jenaka, dan apa adanya.
“Saya asli Palembang, jadi mohon dimaklumi apabila dialek saya tidak sehalus bahasa Jawa. Saya memang dikenal dengan gaya bicara yang tegas dan terkadang meledak-ledak,” ungkapnya.
Meski berbeda latar budaya, Veronica menegaskan rasa bangganya bisa bertugas di Bumi Alas Roban. Ia berkomitmen menjaga stabilitas yang telah diwariskan pendahulunya.
“Program yang sudah berjalan dengan baik akan kita tingkatkan, sedangkan yang belum sempat dilaksanakan akan kita sempurnakan bersama-sama,” tegasnya.
Tantangan besar menanti, mengingat Batang memiliki karakter wilayah pesisir, agraris, hingga industri berat yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).












