Ekonomi Jepara Tumbuh 5,6 Persen, Dekranasda Fokus Perkuat UMKM dan Kerajinan

Ketua Dekranasda Jateng Hj. Nawal Arafah Yasin saat peluncuran Galeri Dekranasda Jepara di Gedung Islamic Center, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Ketua Dekranasda Jateng Hj. Nawal Arafah Yasin saat peluncuran Galeri Dekranasda Jepara di Gedung Islamic Center, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Dekranasda Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan sektor kerajinan dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Ketua Dekranasda Jateng, Hj. Nawal Arafah Yasin, meminta seluruh Dekranasda di 35 kabupaten/kota lebih aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pengrajin.

“Potensi yang dimiliki harus dipetakan sampai ke nilai ekonominya, agar bisa menjadi pemicu semangat dalam menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Nawal.

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan selamat atas diluncurkannya Galeri Dekranasda Jepara yang diharapkan menjadi pusat promosi dan pameran produk unggulan daerah.

Jepara sendiri memiliki 81.600 pelaku UMKM, 500 industri mebel dan ukir dengan nilai ekonomi Rp3,2 triliun, serta 344 unit IKM tenun troso dengan nilai Rp25,8 miliar per bulan.

Nawal menekankan bahwa kontribusi sektor tersebut sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Jepara, yang pada triwulan I 2025 tumbuh 5,6 persen, naik dari 4,22 persen pada 2024.

Selain itu, ia menyoroti pengembangan batik Jawa Tengah yang masih berhenti pada bentuk kain. Dekranasda Jateng kini mendorong pelatihan agar desainer muda mampu mengolah batik menjadi produk ready to wear dengan nilai jual lebih tinggi.

“Fokus kami adalah pelatihan agar desainer muda bisa mengolah kain menjadi busana siap pakai,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jepara, Laila Saidah Witiarso, menyampaikan bahwa galeri baru ini menggandeng 65 IKM dengan beragam produk, mulai dari kerajinan kayu, tenun troso, batik ecoprint, hingga rajut.

Ia berharap galeri menjadi sarana pameran, promosi, dan jejaring usaha agar pengrajin Jepara mampu naik kelas.

“Semoga ikhtiar kecil ini menjadi bagian dari langkah besar Kabupaten Jepara dalam memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.