JAVANEWS.ID – Fenomena unik di dunia pajak daerah menjadi sorotan riset terbaru Camat Semarang Barat, Elly Asmara (40).
Dalam disertasinya di Program Doktor Administrasi Publik Universitas Diponegoro, ia menemukan paradoks: jumlah restoran yang bergabung di platform GoFood meningkat, tetapi pendapatan pajak justru menurun.
“Ini bukan sekadar angka, tapi tanda bahwa model kepatuhan pajak kita belum sepenuhnya mengikuti pola bisnis digital,” jelas Elly.
Temuan ini dinilai strategis bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Semarang, sekaligus membuka diskusi tentang bagaimana regulasi pajak harus beradaptasi dengan ekosistem e-commerce.
Selain risetnya, Elly juga menekankan pentingnya budaya belajar di kalangan ASN.
“ASN tidak boleh berhenti di S1 atau S2. Era digitalisasi menuntut kita terbiasa berpikir ilmiah agar mampu menyelesaikan persoalan publik,” ujarnya.
Karier birokrasi Elly dimulai sejak lulus IPDN pada 2009. Ia pernah bertugas di berbagai posisi, dari staf DPKAD hingga Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda, sebelum dipercaya menjadi Camat Semarang Barat pada 2022.
Gelar doktor, menurutnya, bukan akhir, melainkan dorongan untuk lebih kritis dan analitis.
Ke depan, Elly bertekad menularkan ilmu dengan mengajar.
“Saya ingin pengalaman ini bermanfaat, bukan hanya untuk birokrasi, tapi juga dunia akademik,” tambahnya.












