JAVANEWS.ID – Operasi pencarian nenek Wakijem (84), warga Kalialang Baru, Sukorejo, Gunungpati, menjadi bukti kerja keras tim SAR gabungan menghadapi medan sulit dan cuaca tak menentu.
Basarnas Semarang menerima laporan kehilangan pada Minggu, 4 Januari 2026 sore, setelah keluarga gagal menemukan Wakijem yang meninggalkan rumah sejak Sabtu, 3 Januari 2026 pagi.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono menjelaskan bahwa survivor memang kerap keluar rumah tanpa pamit, namun biasanya kembali keesokan harinya.
Pencarian hari pertama berlangsung hingga malam, namun medan hutan Kalialang yang terjal, minim saksi, dan hujan deras menjadi hambatan besar. Tim SAR tetap melanjutkan operasi dengan strategi penyisiran intensif.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil di hari kedua. Sekitar pukul 13.46 WIB, Wakijem ditemukan dalam kondisi selamat meski lemas, kelaparan, dan mengalami hipotermia ringan.
Survivor yang memiliki riwayat pikun diduga kehilangan arah dan tersesat di dalam hutan.
“Alhamdulillah tim gabungan berhasil menemukan sang nenek dalam kondisi selamat. Saat ini beliau sudah dibawa ke pihak medis untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Budiono Senin 5 Januari 2026.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen Basarnas, Polri, dan relawan yang tak kenal lelah bekerja di lapangan. Meski menghadapi tantangan alam, mereka tetap mengutamakan keselamatan warga.












