JAVANEWS.ID – Di tengah teriknya cuaca, minuman es teh jumbo yang dijajakan di pinggir jalan memang menggoda.
Harganya murah, porsinya besar, dan rasanya manis menyegarkan. Tak heran jika banyak pelajar, khususnya remaja putri, menjadikannya pilihan utama.
Namun, di balik kesegaran itu, ada risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.
Teh dan Penyerapan Zat Besi
Menurut Ketua DPC Persagi Batang, Inayati, konsumsi teh berlebihan dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.
Hal ini menjadi masalah serius bagi remaja putri yang sudah memasuki masa menstruasi.
Saat menstruasi, tubuh kehilangan darah dalam jumlah cukup banyak.
Jika tidak diimbangi dengan asupan gizi seimbang, risiko anemia meningkat.
Teh, dengan kandungan tanin di dalamnya, justru memperparah kondisi karena menghambat penyerapan zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin.
Dampak jangka panjang:
- Mudah lelah dan lesu
- Konsentrasi belajar menurun
- Risiko anemia kronis
Alternatif Minuman Sehat
Sebagai gantinya, remaja disarankan memilih air putih atau minuman kaya vitamin C seperti es jeruk. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi sehingga lebih efektif mencegah anemia.












