JAVANEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang memastikan pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan menjelang Ramadan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan kondisi inflasi masih dalam kategori stabil meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan.
“Kita punya sistem alat pemantauan harga. Ya stabil, tapi terus kita pantau,” ujarnya, Selasa 17 Februari 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih tinggi, Pemkot Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan akan menggelar operasi pasar.
Namun, operasi yang dilakukan bukan dalam skala besar, melainkan intervensi kecil yang menyasar langsung titik-titik perdagangan.
“Direncanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan akan melakukan operasi pasar. Bukan operasi pasar besar, tapi operasi pasar kecil-kecil yang mengintervensi pasar dan spot-spot perdagangan,” jelasnya.
Agustina juga mengingatkan pedagang agar menjaga kewajaran harga. Menurutnya, kenaikan harga yang terlalu tinggi berpotensi memicu inflasi berkepanjangan yang merugikan semua pihak.
“Kalau inflasi dalam kurun waktu yang sangat panjang itu juga akan membuat ekonomi rontok. Kalau ekonomi rontok enggak ada orang punya uang, yang jualan juga enggak laku,” tegasnya.
Terkait usulan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penggratisan layanan transportasi BRT dan air bersih PDAM sebagai upaya menekan inflasi, Agustina menyebut kebijakan tersebut bisa diterapkan jika inflasi sudah menyentuh angka tertentu.
“Jika inflasi sudah mencapai angka tertentu memang akan dilakukan. Tapi ini sekarang kan masih kita pantau,” katanya.
Selain fokus pada inflasi, Pemkot Semarang juga menyiapkan anggaran besar untuk penanganan banjir dan lingkungan. Total anggaran sektor lingkungan dan banjir mencapai Rp500 miliar, sementara anggaran infrastruktur secara keseluruhan sebesar Rp1,6 triliun.
Dengan langkah antisipatif ini, Pemkot Semarang berharap stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Lebaran, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur serta penanganan banjir berjalan optimal.












