Berita  

6 Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Seluruh Korban Longsor di Pemalang

- Petugas SAR mengevakuasi korban longsor yang ditemukan tertimbun material di lokasi kejadian (foto: Basarnas Semarang)
- Petugas SAR mengevakuasi korban longsor yang ditemukan tertimbun material di lokasi kejadian (foto: Basarnas Semarang)

JAVANEWS.ID – Pencarian korban longsor di lereng Gunung Slamet, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, akhirnya berakhir.

Setelah enam hari berjibaku dengan cuaca ekstrem dan risiko longsor susulan, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua petani yang tertimbun material longsor dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa longsor terjadi pada Minggu pagi (25/1/2025) sekitar pukul 06.00 WIB di area Perhutani. Dua petani setempat, Aksinudin (40) dan Hamim (60), dilaporkan tertimbun material longsor saat berada di lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan korban pertama atas nama Aksinudin ditemukan pada Senin (26/1/2026) pukul 08.30 WIB.

“Korban pertama langsung dibawa ke rumah duka. Masih ada satu lagi atas nama Pak Hamim yang dicari oleh tim,” ujarnya.

Upaya pencarian berlangsung di tengah hujan, kabut tebal, lokasi licin, serta suhu dingin yang menusuk.

Tim SAR gabungan harus berpacu dengan waktu sekaligus menghadapi kekhawatiran longsor susulan.

Akhirnya, pada Jumat siang (30/1/2026) pukul 12.50 WIB, korban terakhir atas nama Hamim berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” imbuh Budiono.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 14.00 WIB.

“Terima kasih atas seluruh usaha tim SAR gabungan sehingga para korban berhasil ditemukan,” tutup Budiono.