JAVANEWS.ID – PDAM Kota Salatiga terus berbenah menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan peduli.
Selain memiliki Unit Reaksi Cepat (URC) yang bersiaga 24 jam menangani gangguan aliran air, perusahaan daerah ini kini menyiapkan pengembangan teknologi distribusi berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem aduan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Direktur PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi menyampaikan bahwa inovasi digital menjadi fokus utama perusahaan dalam mempercepat respon layanan.
“PDAM Kota Salatiga juga menyiapkan aplikasi pasang baru jaringan air kapan saja dan dari mana saja,” ungkapnya saat peringatan HUT ke-45 PDAM Kota Salatiga di Grand Wahid Hotel, Rabu 21 Januari 2026.
Unit Reaksi Cepat (URC) yang terdiri dari tiga shift tim teknis kini menjadi garda terdepan dalam memastikan keluhan pelanggan segera tertangani.
Kehadiran URC dipadukan dengan rencana transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas distribusi air bersih sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.
Acara HUT PDAM ke-45 yang bertema “Mengalirkan Manfaat, Lebih Cepat, Lebih Peduli” dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Wakil Wali Kota Nina Agustin, Sekda Muthoin, Ketua PKK Retno Robby Hernawan, serta anggota Dewan Pengawas Samino.
Momentum ini juga menjadi ajang apresiasi bagi pelanggan teladan dan pengundian hadiah menarik, termasuk motor listrik sebagai hadiah utama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Robby Hernawan menegaskan bahwa peran PDAM bukan sekadar teknis, tetapi juga melayani masyarakat dengan kualitas distribusi air yang prima.
Ia mendorong percepatan inovasi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), perwujudan Zona Air Minum Prima (ZAMP), serta transformasi digital dalam pencatatan meter.
“PDAM juga harus menjaga kelestarian sumber mata air sebagai komitmen jangka panjang,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, PDAM Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan publik yang lebih modern, responsif, dan berkelanjutan.












