JAVANEWS.ID – Komitmen PT PLN (Persero) dalam menjaga keandalan listrik kembali terbukti. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, PLN berhasil memulihkan total pasokan listrik di Jepara, Kudus, dan Pati yang sempat lumpuh akibat banjir dan tanah longsor pada Sabtu 10 Januari 2026.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir melanda Jawa Tengah bagian utara, merusak sejumlah aset distribusi PLN di bawah UP3 Kudus. Data teknis mencatat:
- 13 gardu distribusi sempat padam
- 4 tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) patah
- 3 tiang JTM miring akibat pergerakan tanah
- 1 unit trafo rusak parah karena rendaman banjir
Meski kerusakan cukup signifikan, tim teknik gabungan PLN bersama BPBD Jepara dan stakeholder terkait bergerak cepat.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat recovery. Fokus kami bukan hanya kecepatan, tapi juga keselamatan petugas dan masyarakat,” ujar Bramantyo Anggun Pambudi, General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta.
Kini, sebanyak 1.040 pelanggan sudah kembali menikmati listrik normal. Namun, PLN tetap menyiagakan personel mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk:
- Melapor melalui aplikasi PLN Mobile jika melihat tiang miring atau kabel menjuntai
- Mematikan MCB jika air masuk ke rumah
- Mencabut alat elektronik dari stop kontak untuk mencegah korsleting
“Kolaborasi adalah kunci sehingga pasokan listrik masyarakat dapat kembali normal dalam waktu singkat,” tambah Bramantyo.
PLN juga mengingatkan masyarakat bahwa bantuan darurat terkait kelistrikan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store, dengan layanan 24 jam.












