JAVANEWS.ID – Sebagai bagian dari program Demak Cerdas, sebanyak 38 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kabupaten Demak mendapatkan fasilitas penguatan akses internet dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinkominfo Demak Harso Gutomo menjelaskan bahwa sebelum program dijalankan, pihaknya melakukan survei ke sekolah-sekolah untuk memastikan pemanfaatan anggaran internet tepat sasaran.
“Di 38 SMP Negeri itu, hanya sebagian SMP yang memiliki bandwidth cukup besar, sekitar 200–500 Mbps. Sementara sekolah lainnya masih di bawah 50 Mbps, bahkan ada yang hanya 20 Mbps,” ungkapnya, Selasa 13 Januari 2026.
Dari hasil survei, ditemukan adanya kesenjangan layanan internet di perpustakaan sekolah.
Oleh karena itu, fasilitasi internet difokuskan pada perpustakaan SMP negeri, mengingat peran strategis perpustakaan dalam mendukung penerapan manajemen digital.
Program ini juga sejalan dengan keberadaan server aplikasi INLISLIte milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak, yang digunakan untuk manajemen perpustakaan.
Dengan integrasi tersebut, siswa dapat mengakses katalog buku tidak hanya di perpustakaan sekolah, tetapi juga katalog milik Dinperpusar.
“Begitu juga Dinperpusar tidak perlu lagi datang langsung ke sekolah untuk mendata kunjungan perpustakaan oleh siswa maupun masyarakat,” jelas Harso.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat literasi digital siswa, sekaligus mendukung transformasi perpustakaan sekolah menuju sistem yang lebih modern dan terintegrasi.












