Berita  

Kasus Keracunan MBG di Grobogan, Pemprov Jateng Turunkan Tim Lintas Instansi

Sekda Jateng, Sumarno (foto: Pemprov Jateng)
Sekda Jateng, Sumarno (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Sebanyak 803 warga Kabupaten Grobogan dilaporkan terdampak dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi (MBG).

Dari jumlah tersebut, 688 orang telah dinyatakan sembuh, sementara 115 orang masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat melakukan penanganan medis sekaligus evaluasi menyeluruh.

“Kami melalui Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya secara detail. Mudah-mudahan seluruh warga yang masih membutuhkan penanganan medis dapat segera pulih,” ujarnya di Semarang, Selasa 13 Januari 2026.

Evaluasi difokuskan pada seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian.

Aspek higienitas dan waktu pengolahan menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, Pemprov Jateng memperkuat koordinasi lintas instansi dengan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Lembaga tersebut turut membahas tindak lanjut program, termasuk aspek sanksi dan perbaikan sistem sesuai kewenangan.

Sumarno menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemprov Jateng.

“Program Makan Bergizi harus tetap berjalan, tetapi dengan standar keamanan pangan yang lebih kuat agar masyarakat benar-benar terlindungi,” katanya.