Berita  

88 Ribu Warga Desa Terlayani Program Speling, Jawa Tengah Pimpin Nasional

Gubernur Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau layanan kesehatan gratis di Puskesmas Pandanaran, Semarang, Selasa 10 Februari 2026 (foto: Pemprov Jateng)
Gubernur Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat meninjau layanan kesehatan gratis di Puskesmas Pandanaran, Semarang, Selasa 10 Februari 2026 (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semakin menegaskan posisinya sebagai andalan layanan kesehatan gratis berbasis desa.

Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Speling telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan, dengan total 88.979 warga menerima layanan kesehatan langsung.

Diluncurkan pada Maret 2025, Speling dirancang untuk mendekatkan layanan dokter spesialis ke masyarakat desa.

Hingga kini, 920 tim Speling telah diterjunkan secara bergilir dengan target akhir menjangkau 1.278 desa sasaran.

“Target kita seribu desa, dan hari ini hampir 900 desa sudah kita lakukan cek kesehatan gratis,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan program di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Selasa 10 Februari 2026.

Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan penyakit tertentu oleh dokter spesialis, antara lain:

  • Skrining TBC: 39.031 orang
  • Pemeriksaan kesehatan jiwa: 24.997 orang
  • ANC ibu hamil: 11.777 orang
  • Pemeriksaan kanker serviks: 4.230 orang

Sisanya mendapatkan layanan pemeriksaan penyakit lainnya.

Integrasi dengan Program Nasional

Speling terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat. Hingga November 2025, capaian CKG di Jawa Tengah telah menyentuh 10,8 juta jiwa, tertinggi secara nasional.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pada 2026 cakupan program ini tidak hanya berhenti pada pemeriksaan, tetapi juga mencakup pengobatan langsung.

“Obat langsung diberikan setelah pemeriksaan. Penyakit seperti darah tinggi dan gula darah harus dijaga agar tidak berdampak ke organ lain,” ujarnya.

Program Speling menjadi bukti nyata komitmen Jawa Tengah dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis yang merata hingga desa. Dengan dukungan pemerintah pusat melalui CKG, Jawa Tengah menegaskan diri sebagai pionir layanan kesehatan berbasis masyarakat.