Berita  

7.000 Warga Sudah Gunakan Aplikasi JNN, Ribuan Aduan Terselesaikan

Aplikasi JNN (foto: Pemprov Jateng)
Aplikasi JNN (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Pelayanan publik bukan sekadar soal kecepatan, melainkan tentang kehadiran dan rasa didengar. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan pendekatan baru yang relevan dengan zaman tanpa meninggalkan sentuhan manusiawi.

Ikhtiar itu diwujudkan melalui Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN), aplikasi mobile resmi Pemprov Jawa Tengah yang bisa diunduh di Android maupun iOS. Aplikasi ini memungkinkan warga mengakses informasi, menyampaikan aspirasi, hingga melaporkan keluhan pelayanan publik dalam satu genggaman.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menegaskan JNN sebagai upaya memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat.

“Pengembangan fitur terus kami lakukan, menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Fitur Lengkap JNN

  • Kanal pengaduan 24 jam
  • Call center 150945 (Isogas)
  • Berita seputar Jawa Tengah
  • Bursa kerja terhubung dengan e-Makaryo
  • Informasi transportasi Trans Jateng
  • Layanan cek pajak kendaraan, fasilitas kesehatan, Dukcapil
  • Ruang Zilenial untuk generasi muda
  • Fitur khusus Mudik Natal dan Tahun Baru (posko, rest area, CCTV, SPKLU, cuaca, hingga fasilitas kesehatan)

Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, JNN telah diunduh oleh 7.034 warga. Hingga Desember, tercatat 9.247 aduan masuk, dengan 3.020 di antaranya berasal langsung dari aplikasi.

Dari jumlah itu, 5.449 aduan (59 persen) telah diselesaikan, sisanya masih dalam proses verifikasi dan tindak lanjut.

Rumah Rakyat: Layanan Tatap Muka

Pemprov Jawa Tengah juga menjaga pendekatan fisik melalui program Kantor Gubernur Rumah Rakyat. Warga bisa datang langsung ke Semarang, eks Bakorwil Pati, Solo, dan Banyumas untuk menyampaikan keluhan tanpa sekat birokrasi.

Aduan yang masuk beragam, mulai dari jalan rusak, penerangan umum, fasilitas publik, layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. “Masyarakat memberikan kontrol terhadap program pemerintah. Dengan laporan itu, kekurangan bisa segera dibenahi,” jelas Agung.

Esensi Pelayanan Publik

Program JNN dan Rumah Rakyat mencerminkan arah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen: pelayanan yang responsif, inklusif, dan membumi. Teknologi digunakan untuk menjembatani, bukan menciptakan jarak. Sementara ruang tatap muka tetap dijaga agar negara selalu terasa dekat.