Berita  

347 Orang dari Pekalongan Tercatat, Siap Berangkat Ibadah Haji 2026

ilustrasi haji (pixabay/ radiefrmadna)
ilustrasi haji (pixabay/ radiefrmadna)

JAVANEWS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umroh memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Dari Kota Pekalongan, tercatat sebanyak 347 calon jemaah haji (calhaj) siap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Jumlah tersebut mencakup jemaah reguler, petugas haji daerah, serta petugas pembimbing ibadah haji.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan, R. Antono menjelaskan bahwa angka final ini merupakan hasil dari proses pelunasan, mutasi jemaah, serta optimalisasi kuota cadangan.

“Kuota awalnya kita mendapatkan 368 jemaah. Namun jumlah tersebut mengalami dinamika karena adanya jemaah yang mutasi keluar daerah, menunda keberangkatan, hingga tidak mampu melunasi biaya haji,” ungkap Antono, Senin 2 Februari 2026.

Pada tahap pertama pelunasan, tercatat 285 jemaah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Dari jumlah itu, 11 jemaah mutasi keluar dan 2 jemaah menunda keberangkatan, sehingga tersisa 272 jemaah.

Tahap kedua menambah 25 jemaah, sementara dari 43 jemaah cadangan, 34 berhasil naik ke kuota reguler.

Selain itu, mayoritas calon jemaah haji Pekalongan telah mengikuti bimbingan manasik (bimsik) dan pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan.

Sebagian besar bergabung melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), yang terdiri dari KBIHU Kopena (125 jemaah), Yayasan As-Salamah (56 jemaah), Al-Fairus (46 jemaah), dan Aisyiyah (68 jemaah).

Sementara jemaah mandiri terbagi dalam dua kelompok, masing-masing 32 orang dan 16 orang.

Kementerian Haji dan Umroh Kota Pekalongan juga menjadwalkan bimbingan manasik tingkat kota pada Senin, 9 Februari 2026 di Hotel Dafam Pekalongan.

Setelah itu, akan dilanjutkan empat kali manasik lanjutan pada 11–12 Februari dan 14–15 Februari 2026.

“Dengan rangkaian persiapan tersebut, kami berharap seluruh calon jemaah haji asal Kota Pekalongan dapat menjalankan ibadah haji tahun 2026 dengan lancar, aman, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutup Antono.