Berita  

140 Mahasiswa Aceh di Semarang Terima Bantuan Logistik dan Biaya Hidup dari Pemprov Jateng

Mahasiswa Aceh di Asrama Semarang sibuk mengepak bantuan logistik dari Pemprov Jawa Tengah (foto: Pemprov Jateng)
Mahasiswa Aceh di Asrama Semarang sibuk mengepak bantuan logistik dari Pemprov Jawa Tengah (foto: Pemprov Jateng)

JAVANEWS.ID – Pemprov Jateng mengirim bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, mi instan, serta berbagai kebutuhan pokok ke Asrama Mahasiswa Aceh di Jalan Banjarsari, Tembalang, Kota Semarang.

Bantuan logistik itu dikirim sehari setelah Gubernur Ahmad Luthfi berkunjung dan berdialog dengan mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mencurahkan isi hati tentang kondisi keluarga mereka yang terdampak banjir bandang di kampung halaman.

Beberapa bahkan menangis karena kesulitan biaya hidup dan kuliah. Mendengar hal itu, Ahmad Luthfi segera menginstruksikan jajarannya untuk mengirim bantuan logistik, sekaligus menanggung biaya kos tiga bulan dan biaya kuliah mahasiswa.

“Semua bantuan ini nanti akan kami sebar dan dibagi ke mahasiswa yang kami data. Bantuan makanan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang, Muhammad Haekal Halifah, Kamis 11 Desember 2025.

Dwi P, mahasiswa Universitas Diponegoro asal Aceh, mengaku haru dengan perhatian Gubernur.

“Rasanya senang banget karena Pak Luthfi memberikan perhatian kepada kami. Beliau bilang siap jadi ayah kami. Dan, kami merasa Jawa Tengah seperti rumah sendiri,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan Nur Dalila. “Ya sempat tidak bisa fokus kuliah karena kepikiran orang tua di rumah. Tapi karena perhatian Pak Gubernur dan warga Jawa Tengah kami bisa lebih tenang dan kembali fokus kuliah,” katanya.

Haekal menambahkan, ada sekitar 140 mahasiswa Aceh di Semarang yang sedang didata untuk menerima bantuan. “Kami merasa Pak Luthfi adalah ayah dan Jawa Tengah seperti rumah sendiri. Terima kasih,” tandasnya.